Polda NTB Lakukan Penanganan Kapal Terbakar di Pantai Ampenan

0
295

HarianNusa, Mataram – Polda NTB melakukan penyelamatan korban hingga olah TKP terkait penyebab kebakaran kapal MT Kristin Surabaya yang terjadi pada 26 Maret 2023 lalu di lepas Pantai Ampenan, NTB.

Plh. Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Lalu. Muhammad Iwan Mahardan, dalam konferensi pers yang digelar, Senin, (27/3), menjelaskan langkah – langkah yang telah dilakukan pihaknya dalam penanganan kebakaran kapal pengangkut BBM tersebut.

Ia menjelaskan langkah yang dilakukan Biddokkes Polda NTB pada penemuan jenazah kapal terbakar yaitu melaksanakan fase pertama DVI, tim awal yang datang ke TKP menemukan korban hidup 14 orang kemudian langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan. Sedangkan untuk korban meninggal dilakukan evakuasi dari kapal.

Kemudian Melaksanakan Fase kedua proses DVI yaitu, pemeriksaan luar dan dalam, guna mengidentifikasi jenazah korban meninggal .

Selanjutnya, melakukan fase tiga DVI dengan membuka posko DVI untuk mengumpulkan data ante mortem dari ABK yang selamat, serta dilakukan juga usaha mencari identitas korban untuk mencari keluarga korban.

"Kemudian melaksanakan fase empat DVI dengan melakukan koordinasi dengan Pusdokkes Polri untuk mendapatkan petunjuk apakah perlu atau tidak dilakukan pemeriksaan DNA jenazah guna menentukan kepastian identitas korban yang meninggal dunia," ungkapnya.

Sementara DitPolairud Polda NTB akan melakukan lidik untuk menemukan ada atau tidaknya tindak pidana dalam kasus kebakaran kapal tersebut serta sebab-sebab terjadinya kebakaran.

"Kami masih menunggu hasil dari seluruh tim yang saat ini masih bekerja menangani Kapal yang terbakar di Lepas Pantai Ampenan Lombok tersebut," jelasnya.

Sedangkan untuk mengetahui penyebab kebakaran, Iwan mengungkapkan bahwa Direktur Kriminal Umum Polda NTB masih menunggu hasil Labfor, sebab dari hasil labfor tersebut ahlinya akan dapat membuktikan penyebab dari kebakaran tersebut. (03)

Ket. Foto:
Posko DVI untuk penanganan korban kapal Mt Krustin Surabaya yang terbakar di lepas pantai Ampenan, Lombok, NTB. (Istimewa)