Distanbun NTB Fokus Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

0
151

HarianNusa, Mataram – Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat tetap menyiapkan
program-program yang bertumpu pada sub sektor tanaman pangan, perkebunan dan hortikultura. Pada tahun 2023 ini, berbagai program yang disiapkan Distanbun NTB nyaris sama dengan program tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, H. Fathul Gani mengatakan, untuk sub sektor tanaman pangan, Distanbun NTB akan fokus bekerja meningkatkan produksi beras, jagung, dan kedelai.

"Beras, jagung, dan kedelai adalah tiga jenis pangan yang akan membuat kami melakukan sejumlah agenda strategis untuk terus meningkatkan jumlah produksi," ungkap Gani beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, untuk sektor hortikultura, nilai tukar petani (NTP) sudah mendapat pemasukan yang sangat luar biasa. Dimana para petani NTB akan terus dibuat sejahtera.

"Kami pun terus memperbaiki kualitas buah manggis agar di tahun 2023 dapat diekspor. Tren manggis sedang meningkat. Bahkan, harganya pun sudah luar biasa," ujar mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) NTB ini.

Sedangkan untuk sektor perkebunan,
salah satu komoditi andalan NTB adalah tembakau. Karenanya kedepannya, Distanbun NTB akan terus mengupayakan agar harga komoditi tembakau makin kompetitif, terutama di skala nasional.

"Kami pun akan meningkatkan jumlah produksi. Sebelumnya, pada tahun 2022, kami memproduksi sekitar 20 ribu ton. Kedepannya, kami menargetkan agar lebih dari jumlah tersebut," ujar Gani

Untuk area tanam tembakau, Distanbun NTB akan mempertahankan luas tanah yang akan digunakan menanam tembakau, yakni seluas 200 ribu hektare.

"Kami berharap agar nilai tukar petani NTB pada tahun 2023 semakin membaik," harap Gani. (03)

Ket. Foto:
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, H. Fathul Gani. (Istimewa)